Kuliah Umum PBSI STKIP PGRI Pacitan: Meningkatkan Literasi Akademik Mahasiswa

Kuliah Umum PBSI STKIP PGRI Pacitan: Meningkatkan Literasi Akademik Mahasiswa

Pacitan, 22 Februari 2025 – Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) STKIP PGRI Pacitan sukses menyelenggarakan Kuliah Umum bertema Meningkatkan Literasi Akademik Mahasiswa secara daring melalui platform Zoom Meeting. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat keterampilan akademik mahasiswa, terutama dalam membaca referensi ilmiah dan menulis karya akademik sesuai dengan kaidah yang berlaku.

Kuliah umum ini menghadirkan narasumber terkemuka, Prof. Dr. KP. Kundharu Saddhono, S.S., M.Hum., C.Ed., CISHR, yang memberikan wawasan mendalam mengenai pentingnya literasi akademik dalam dunia pendidikan tinggi. Dalam materinya, Prof. Kundharu Saddhono menekankan pentingnya kemauan membaca dan memahami hasil riset, strategi membaca secara kritis untuk kepentingan akademik dan inovasi, serta bagaimana keterampilan ini dapat dikaitkan dengan peluang karir mahasiswa di masa depan.

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 WIB ini diawali dengan sesi pembukaan kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi utama. Antusiasme peserta terlihat dari sesi tanya jawab yang interaktif, di mana mahasiswa aktif berdiskusi dan menggali lebih dalam mengenai strategi meningkatkan keterampilan literasi akademik mereka.

Ketua Program Studi PBSI STKIP PGRI Pacitan, Riza Dwi Tyas Widoyoko, M.Pd., menyampaikan bahwa kuliah umum ini merupakan bagian dari upaya prodi dalam meningkatkan kualitas akademik mahasiswa. “Kami berharap mahasiswa dapat lebih terampil dalam memahami dan mengelola literatur ilmiah serta mengembangkan pola pikir kritis yang akan berguna bagi perjalanan akademik dan profesional mereka,” ujarnya.

Acara ini dihadiri oleh seluruh mahasiswa PBSI STKIP PGRI Pacitan yang mendapatkan wawasan baru serta motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan literasi akademiknya. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan mahasiswa semakin siap menghadapi tantangan akademik dan mampu menghasilkan karya ilmiah berkualitas yang berkontribusi bagi dunia pendidikan dan penelitian.

Pemantapan Pengurus Baru IMASIND 2025

Pemantapan Pengurus Baru IMASIND 2025

Ikatan Mahasiswa Bahasa dan Sastra Indonesia (IMASIND) melaksanakan kegiatan Pemantapan Pengurus Baru IMASIND (PPBI) pada 8-9 Februari 2025. PPBI yang mengusung tema “Membangun Karakter Kuat, Menuju IMASIND Bermartabat” ini merupakan rangkaian kegiatan terakhir dalam rekrutmen terbuka IMASIND tahun 2025.

PPBI tahun 2025 diikuti oleh 18 peserta dengan rincian 17 peserta putri dan 1 peserta putra. Hari pertama Sabtu, 8 Februari 2025 dilaksanakan pembukaan pada pukul 19.30 yang dihadiri oleh Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa, dan Wakil Ketua Umum Dewan Perwakilan Mahasiswa.

“Besar harapan kami terutama kepada calon anggota baru IMASIND dapat membawa semangat dan warna baru pada IMASIND ini untuk menjalankan setiap program kerja, sehingga dapat meningkatkan eksistensi dan mampu melahirkan mahasiswa PBSI yang berintegritas dan berprestasi”, ucap Patria Tri Pratiwi selaku ketua penyelenggara.

Setelah pembukaan, dilanjutkan dengan pemberian materi pertama, yakni Personal Branding yang disampaikan oleh Kak Arsyad Rizaldi. Peserta begitu antusias dalam memperhatikan, bertanya, dan menanggapi. Kemudian, dilaksanakan pengenalan pengurus IMASIND periode 2024/2025 yang terdiri dari BPI dan empat divisi, yakni: Divisi Literasi dan Jurnalistik, Divisi Humas dan Publikasi, Divisi Pendidikan dan Pengabdian, serta Divisi Pengembangan SDM.

Hari kedua, Minggu 9 Februari 2025, kegiatan diawali dengan senam bersama dan sarapan. Selanjutnya, peserta melakukan registrasi untuk mengikuti materi kedua dan ketiga. Materi kedua, Kepemimpinan disampaikan oleh Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa, Kak Oka Maulana. Kemudian materi ketiga, Administrasi, disampaikan oleh CO Komisi Legislasi Dewan Perwakilan Mahasiswa, Kak Dela Sinta.

Akhir pemberian materi, diadakan Forum Group Discussion (FGD) yang bertujuan untuk mengulas materi, sekaligus berdiskusi dengan sesama peserta terkait materi-materi yang telah diterima. Setelah FGD, kegiatan terakhir yaitu tukar kado. Seluruh panitia dan peserta saling bertukar kado untuk meningkatkan kebersamaan dan saling mengenal antaranggota.

Semoga, PPBI tahun 2025 yang telah terlaksana nantinya mampu menjadi batu loncatan peserta baru IMASIND untuk menciptakan generasi mahasiswa PBSI yang berdaya juang, kreatif, dan inovatif.

-Divisi Literasi dan Jurnalistik

Mahasiswa PBSI STKIP PGRI Pacitan Raih Gelar Best Persuasion Speaker di Kompetisi Internasional

Mahasiswa PBSI STKIP PGRI Pacitan Raih Gelar Best Persuasion Speaker di Kompetisi Internasional

Pacitan, 12 Desember 2024 – Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) STKIP PGRI Pacitan, Patria Tri Pratiwi Puspita S., kembali mencatatkan prestasi yang membanggakan pada ajang International Students’ Creativity Competition 2024. Patria, mahasiswa angkatan 2022, berhasil meraih penghargaan sebagai Best Persuasion Speaker dalam kompetisi bergengsi yang diselenggarakan secara virtual oleh Forum Rektor Perguruan Tinggi PGRI se-Indonesia.

International Students’ Creativity Competition adalah kompetisi internasional yang terbuka untuk mahasiswa dari berbagai negara, dengan tujuan mendorong mereka untuk mengembangkan ide-ide kreatif dan solusi inovatif yang dapat memberikan dampak positif bagi dunia. Kompetisi ini juga bertujuan untuk meningkatkan kreativitas mahasiswa melalui platform yang mendorong mereka berpikir kreatif dan menciptakan solusi atas masalah yang ada. Tahun ini, kompetisi berlangsung selama sebulan, dari Oktober hingga November 2024.

Meskipun meraih penghargaan sebagai pembicara persuasive terbaik, perjalanan Patria untuk meraih juara tidak mudah. Ia menghadapi tantangan dalam persiapan karena kompetisi ini menggunakan Bahasa Inggris sebagai bahasa utama dalam penyampaian materi.

Patria mengungkapkan bahwa ia mendapat dukungan dari berbagai pihak dalam persiapannya menuju tingkat internasional, termasuk bimbingan dalam public speaking. “Saya sangat bangga dapat meraih penghargaan ini. Ke depan, saya berharap mendapatkan dukungan agar dapat terus meningkatkan kualitas diri untuk berpartisipasi dalam kompetisi lainnya,” ujarnya.

Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) STKIP PGRI Pacitan, Patria Tri Pratiwi Puspita S., kembali mencatatkan prestasi yang membanggakan pada ajang International Students’ Creativity Competition 2024. Patria, mahasiswa angkatan 2022, berhasil meraih penghargaan sebagai Best Persuasion Speaker dalam kompetisi bergengsi yang diselenggarakan secara virtual oleh Forum Rektor Perguruan Tinggi PGRI se-Indonesia.

International Students’ Creativity Competition adalah kompetisi internasional yang terbuka untuk mahasiswa dari berbagai negara, dengan tujuan mendorong mereka untuk mengembangkan ide-ide kreatif dan solusi inovatif yang dapat memberikan dampak positif bagi dunia. Kompetisi ini juga bertujuan untuk meningkatkan kreativitas mahasiswa melalui platform yang mendorong mereka berpikir kreatif dan menciptakan solusi atas masalah yang ada. Tahun ini, kompetisi berlangsung selama satu bulan, dari Oktober hingga November 2024.

Meskipun meraih penghargaan sebagai pembicara persuasive terbaik, perjalanan Patria untuk meraih juara tidak mudah. Ia menghadapi tantangan dalam persiapan karena kompetisi ini menggunakan Bahasa Inggris sebagai bahasa utama dalam penyampaian materi.

Patria mengungkapkan bahwa ia mendapat dukungan dari berbagai pihak dalam persiapannya menuju tingkat internasional, termasuk bimbingan dalam public speaking. “Saya sangat bangga dapat meraih penghargaan ini. Ke depan, saya berharap mendapatkan dukungan agar dapat terus meningkatkan kualitas diri untuk berpartisipasi dalam kompetisi lainnya,” ujarnya.

Keberhasilan Patria dalam meraih penghargaan ini juga mencerminkan pentingnya persiapan yang matang dan semangat pantang menyerah dalam menghadapi kompetisi internasional. Tidak hanya sekadar mengikuti, Patria mampu menonjol dengan keterampilan berbicara yang meyakinkan dan penuh percaya diri, meskipun menghadapi kendala bahasa.

Prestasi ini menjadi bukti bahwa setiap tantangan, meskipun besar, dapat diatasi dengan dedikasi dan keinginan untuk terus belajar. Patria pun berharap kisah suksesnya dapat memotivasi mahasiswa lain untuk terus mengasah kemampuan diri dan berani mengikuti kompetisi internasional, yang pada akhirnya akan memperluas wawasan dan membuka peluang baru.

Webinar Bulan Bahasa: “Bahasa, Sosial, dan Anak Muda”

Webinar Bulan Bahasa: “Bahasa, Sosial, dan Anak Muda”

Pacitan – Sabtu, 19 Oktober 2024, Himpunan Mahasiswa Program Studi Bahasa dan Sastra Indonesia (HMP IMASIND) sukses menyelenggarakan webinar bertajuk “Bahasa, Sosial, dan Anak Muda”, sebagai bagian dari peringatan Bulan Bahasa. Acara yang diadakan secara daring melalui platform Zoom ini berhasil mengundang antusiasme besar dengan dihadiri oleh sekitar 131 peserta dari berbagai kalangan, termasuk mahasiswa, dosen, serta masyarakat umum.

Webinar yang berlangsung mulai pukul 07:30 hingga 11:00 WIB tersebut bertujuan untuk membahas peran bahasa dalam kehidupan sosial anak muda dan bagaimana bahasa dapat menjadi alat perubahan sosial yang signifikan.

Pemateri pertama, Dr. Asri Bariqoh, S.S., M.Pd., yang merupakan Kaprodi PBSI STKIP PGRI Sampang, memulai sesi dengan menekankan pentingnya penguasaan bahasa dalam membangun hubungan sosial yang positif. “Bahasa bukan hanya alat komunikasi, tetapi juga mencerminkan budaya dan identitas kita,” ungkapnya. Dr. Asri menekankan bahwa bahasa memiliki kekuatan untuk membentuk persepsi, menyatukan masyarakat, dan menjadi cermin bagi nilai-nilai budaya.

Pemateri kedua, Indah Puspitasari, M.Pd., Kepala UPT Pusat Bahasa STKIP PGRI Pacitan, membahas tentang pentingnya bahasa sebagai aset penting bagi mahasiswa di era globalisasi. Ia menekankan bahwa di era multibahasa saat ini, kemampuan berbahasa tidak hanya sebagai keterampilan komunikasi, tetapi sebagai alat untuk memahami budaya dan perspektif yang berbeda. “Mahasiswa harus didorong untuk tidak hanya belajar bahasa, tetapi juga merangkul keragaman yang ada di sekitar mereka. Dengan meningkatkan kapasitas berbahasa, kita membekali diri untuk berkontribusi lebih dalam masyarakat global yang saling terhubung,” ujarnya.

Ketua HMP IMASIND, Qisti Maharani, turut memberikan apresiasi atas terselenggaranya acara ini. “Alhamdulillah, webinar dalam rangka Bulan Bahasa hari ini berjalan dengan lancar. Semoga kegiatan ini dapat menumbuhkan semangat teman-teman, khususnya mahasiswa, untuk lebih mencintai dan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, di tengah tren penggunaan bahasa yang serba ‘gaul’,” ucapnya.

Webinar ini juga menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran generasi muda akan pentingnya bahasa dalam kehidupan sosial. HMP IMASIND berharap bahwa bahasa bisa digunakan tidak hanya sebagai sarana komunikasi, tetapi juga sebagai alat untuk menyuarakan aspirasi dan memperjuangkan hak-hak kaum muda.

Dengan suksesnya acara ini, HMP IMASIND berkomitmen untuk terus menghadirkan kegiatan-kegiatan yang relevan dan bermanfaat, khususnya dalam konteks bahasa dan sosial, serta mendorong peran aktif mahasiswa dalam memperkaya kemampuan berbahasa mereka.

Ikatan Mahasiswa Bahasa dan Sastra Indonesia STKIP PGRI Pacitan Gelar Acara Pengenalan Program Studi

Ikatan Mahasiswa Bahasa dan Sastra Indonesia STKIP PGRI Pacitan Gelar Acara Pengenalan Program Studi

Pacitan, 12 Oktober 2024 – Ikatan Mahasiswa Bahasa dan Sastra Indonesia (IMASIND) STKIP PGRI Pacitan sukses mengadakan acara pengenalan program studi yang bertujuan memberikan informasi lengkap kepada calon mahasiswa baru tentang Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia di kampus tersebut.

Acara dibuka dengan sambutan dari Ketua Program Studi, Riza Dwi Tyas Widoyoko, S.Pd., M.Pd., yang memaparkan visi, misi, serta keunggulan program studi ini. Dalam sambutannya, Riza menekankan pentingnya penguasaan bahasa dan sastra sebagai alat komunikasi utama dan sarana pelestarian budaya yang kaya di Indonesia. Selain itu, beliau juga menggarisbawahi peluang karier yang menjanjikan bagi lulusan program studi ini di berbagai bidang, seperti pendidikan, media, dan industri kreatif.

Ketua Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMP), Qisti Maharani, juga memberikan sambutan yang penuh semangat. Ia menekankan pentingnya peran mahasiswa dalam mendukung kegiatan akademik serta pengembangan organisasi, yang dapat membantu mereka tumbuh menjadi individu yang berkompeten dan kreatif.

Kegiatan dilanjutkan dengan seminar fotografi yang dibawakan oleh seorang fotografer profesional. Seminar ini tidak hanya memberikan wawasan teknis tentang fotografi, tetapi juga bagaimana seni fotografi dapat bersinergi dengan bidang bahasa dan sastra dalam menggambarkan keindahan budaya dan kehidupan sosial masyarakat.

Acara pengenalan ini mendapat antusiasme tinggi dari peserta yang mayoritas adalah calon mahasiswa baru. Selain menjadi ajang untuk mengenal lebih dekat program studi, kegiatan ini juga menjadi wadah bagi calon mahasiswa untuk mulai membangun jaringan dan relasi di lingkungan akademik.

IMASIND berharap, melalui kegiatan ini, mahasiswa baru tidak hanya memperoleh pemahaman mendalam tentang program studi, tetapi juga terdorong untuk aktif dalam berbagai kegiatan kampus dan organisasi demi pengembangan diri yang lebih baik di masa depan.

Perayaan Hari Kebersihan Dunia, Imasind Turut Aksi Bersih Pelabuhan

Perayaan Hari Kebersihan Dunia, Imasind Turut Aksi Bersih Pelabuhan

Minggu, 29 September 2024, sebanyak 160 relawan dari berbagai organisasi bersatu dalam aksi bersih-bersih yang diselenggarakan oleh World Cleanup Day (WCD) Pacitan di Pelabuhan Pantai Tamperan. Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) STKIP PGRI Pacitan yang tergabung dalam HMP IMASIND, dengan bangga turut berpartisipasi dalam kegiatan yang penuh semangat tersebut.

Antusiasme para relawan menjadi cerminan kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga lingkungan. Namun, di balik itu, para relawan merasa prihatin melihat bahwa upaya untuk menciptakan kebersihan lingkungan masih membutuhkan penggerak-penggerak yang aktif demi menumbuhkan kesadaran individu. Pelabuhan Pantai Tamperan yang dulunya dikenal dengan keindahan pesisirnya, kini malah menjadi tempat pembuangan sampah ilegal. Aroma menyengat sampah terasa bahkan sebelum mencapai lokasi, merusak suasana yang seharusnya menjadi tempat untuk menenangkan pikiran.

Dalam aksi ini, relawan bersama WCD Pacitan berhasil mengumpulkan sekitar 2 ton sampah, sebuah pencapaian yang tak hanya membersihkan pantai tetapi juga membawa pesan kuat tentang pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.

“Harapan besar kami setelah kegiatan ini adalah agar area Pelabuhan Pantai Tamperan tidak lagi digunakan sebagai tempat pembuangan sampah ilegal. Kami menginginkan kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan tumbuh dan berkembang, agar pantai ini kembali menjadi tempat yang indah dan nyaman, bebas dari polusi sampah. Mari kita semua berperan aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan demi masa depan yang lebih baik”, Tutur Qisty, Ketua IMASIND STKIP PGRI Pacitan.

Prodi PBSI STKIP PGRI Pacitan Hadirkan Dosen Universitas PGRI Yogyakarta untuk Pelatihan Menulis Cerita Anak

Prodi PBSI STKIP PGRI Pacitan Hadirkan Dosen Universitas PGRI Yogyakarta untuk Pelatihan Menulis Cerita Anak

Pacitan, 7 Agustus 2024 – Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) STKIP PGRI Pacitan sukses melaksanakan pelatihan menulis cerita anak yang berlangsung secara daring melalui platform Zoom. Kegiatan ini menghadirkan dosen berkompeten dari Universitas PGRI Yogyakarta (UPY), Dr. Ari Kinoysan Wulandari, S.S., M.A. yang dikenal sebagai pakar dalam bidang penulisan anak.

Pelatihan ini diikuti oleh mahasiswa Program Studi PBSI STKIP PGRI Pacitan dan para pemenang Lomba Menulis Cerita Anak Tingkat STKIP PGRI Pacitan, dengan tujuan utama untuk meningkatkan keterampilan mereka dalam menulis cerita anak, yang merupakan salah satu aspek penting dalam pengajaran dan pengembangan literasi anak. Dr. Ari Kinoysan Wulandari, S.S., M.A. membagikan pengetahuan dan teknik praktis yang dibutuhkan untuk menciptakan karya-karya yang mendidik sekaligus menghibur.

Dalam kegiatan ini, peserta akan mendapatkan wawasan mendalam tentang struktur cerita anak, penggunaan bahasa yang tepat, serta teknik-teknik kreatif untuk menarik perhatian dan minat anak-anak. Di samping itu, pelatihan ini juga mencakup sesi tanya jawab untuk memastikan peserta dapat memahami materi dengan baik dan menerapkannya dalam karya mereka sendiri.

Ketua Program Studi PBSI STKIP PGRI Pacitan, Riza Dwi Tyas Widoyoko, M.Pd., menyatakan, “Kami sangat senang dapat menghadirkan Dr. Ana Sari dari UPY sebagai narasumber dalam pelatihan ini. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya kami untuk mempersiapkan mahasiswa kami agar lebih siap menghadapi tantangan dalam dunia pendidikan dan literasi anak. Kami berharap pelatihan ini akan memberikan manfaat yang besar dan mendorong kreativitas mahasiswa dalam menulis cerita anak.”

Pelatihan ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan yang dirancang oleh Prodi PBSI STKIP PGRI Pacitan untuk memperkaya pengalaman belajar mahasiswa dan meningkatkan kompetensi mereka di bidang pendidikan bahasa dan sastra. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dorongan positif bagi mahasiswa untuk terus mengembangkan keterampilan dan pengetahuan mereka dalam menulis serta mengajar.

Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama.

Menghadirkan Narasumber Profesional, Prodi PBSI STKIP PGRI Pacitan Adakan Pelatihan Copywriting untuk Mahasiswa

Menghadirkan Narasumber Profesional, Prodi PBSI STKIP PGRI Pacitan Adakan Pelatihan Copywriting untuk Mahasiswa

Pacitan, 23 Juli 2024 – Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Pacitan melaksanakan pelatihan copywriting dengan menghadirkan Raharja Putra, seorang professional copywriter berpengalaman, sebagai pemateri utama.

Pelatihan yang berlangsung pada 23 Juli 2024, diselenggarakan untuk memperkenalkan teknik-teknik copywriting yang efektif dan relevan dengan kebutuhan industri kreatif saat ini. Mahasiswa mendapatkan wawasan mendalam tentang cara membuat konten yang menarik, persuasif, dan dapat meningkatkan engagement audiens.

Ketua Program Studi PBSI STKIP Pacitan, Riza Dwi Tyas Widoyoko, M.Pd., menyatakan, “Kami sangat senang dapat menyelenggarakan pelatihan ini secara daring, yang memungkinkan mahasiswa kami untuk belajar dari pakar industri tanpa batasan geografis. Pelatihan ini diharapkan dapat memperluas pengetahuan dan keterampilan mahasiswa dalam bidang copywriting, yang sangat berharga di era digital saat ini.”

Pelatihan ini terbuka untuk seluruh mahasiswa PBSI dan merupakan kesempatan berharga untuk mengembangkan keterampilan yang akan sangat bermanfaat dalam dunia kerja. Pungkasnya.

Raharja, pemateri pelatihan, adalah seorang praktisi copywriter sekaligus founder Juwara Copywriting dengan pengalaman luas di bidang pemasaran digital. Dalam kesempatan ini, Raharja membagikan keahlian dan pengalaman praktisnya kepada mahasiswa PBSI, memberikan mereka keterampilan yang dapat diterapkan dalam berbagai konteks profesional.

Dalam kesempatan ini, Raharja juga mengajak mahasiswa untuk saling berinteraksi selama penyampaian materi. Para peserta pun juga penuh antusias mengikuti kegiatan dan menggali berbagai informasi melalui sesi tanya jawab.

Pelatihan yang berlangsung selama 2 jam berhasil menarik atensi baik oleh mahasiswa. Kegiatan Pelatihan Copywriting Bagi Mahasiswa Prodi PBSI kemudian ditutup dengan pemberian penugasan oleh pemateri.

Melalui Renjana, Imasind Bagikan Ilmu Bahasa Dan Sastra Indonesia

Melalui Renjana, Imasind Bagikan Ilmu Bahasa Dan Sastra Indonesia

Ikatan Mahasiswa Bahasa dan Sastra Indonesia (IMASIND) STKIP PGRI Pacitan menggelar acara Renjana, sebuah kegiatan kunjungan ke sekolah untuk berbagi pengetahuan tentang bahasa dan sastra Indonesia. Acara ini diikuti oleh calon pengurus baru IMASIND dan berlangsung pada hari Selasa, 11 Juni 2024 dengan tema “Kreatif Berbahasa, Cerdas Beraksara”. Panitia membagi calon pengurus ke dalam 3 kelompok yang ditugaskan di tiga sekolah yang berbeda: MA Muhammadiah 3 Ketro, SMPN 2 Bandar, dan SMPN 1 Kebonagung.

Kegiatan dilaksanakan secara serentak dengan masing-masing kelompok terdiri dari 5 hingga 7 mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI). Waktu pelaksanaan kegiatan adalah dari pukul 08.00 hingga 11.00. Setiap kelompok menyampaikan materi yang berbeda tetapi tetap dengan tema yang sama. Sasaran kegiatan ini adalah seluruh siswa di sekolah yang dikunjungi. Selain sebagai syarat untuk menjadi pengurus IMASIND, kegiatan ini juga bertujuan melatih calon anggota baru untuk berinteraksi dan berbicara di depan umum dengan percaya diri, mengembangkan kemampuan berpikir kritis, serta mengasah kepemimpinan.

Program Studi PBSI STKIP PRI Pacitan Selenggarakan Kuliah Umum Bertajuk “Meninjau Program Sastra Masuk Kurikulum”

Program Studi PBSI STKIP PRI Pacitan Selenggarakan Kuliah Umum Bertajuk “Meninjau Program Sastra Masuk Kurikulum”

 

Pacitan – 12 Juni 2024, bertempat di Aula Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) PGRI Pacitan, telah diselenggarakan Kuliah Umum Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) dengan tema “Meninjau Program Sastra Masuk Kurikulum”.

Acara ini dimulai pada pukul 13.00 WIB dan dihadiri oleh Ketua STKIP PGRI Pacitan, Wakil Ketua I STKIP PGRI Pacitan, para dosen, dan mahasiswa Program Studi Bahasa dan Sastra Indonesia. Tujuan dari kuliah umum ini adalah untuk melakukan peninjauan terhadap program pengajaran sastra yang telah dimasukkan ke dalam kurikulum pendidikan.

Kuliah umum ini diawali dengan sambutan dari Ketua STKIP PGRI Pacitan, Dr. Mukodi, M.Si. yang menyampaikan ucapan terima kasih atas antusiasme para peserta dalam menghadiri acara ini. Beliau juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada narasumber kegiatan yang berkenan untuk berbagi keilmuan dan pengalaman yang dimiliki kepada mahasiswa.

Pembicara utama dalam acara ini adalah Prof. Dr. Djoko Saryono, M.Pd. dari Universitas Negeri Malang. Beliau memberikan materi mengenai pentingnya mengintegrasikan sastra dalam kurikulum pendidikan, serta memberikan contoh-contoh praktis tentang bagaimana sastra dapat diajarkan secara efektif dalam lingkungan pendidikan.

Setelah itu, acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab, di mana peserta diberikan kesempatan untuk mengajukan pertanyaan atau memberikan tanggapan terkait materi yang telah disampaikan. Pembicara dengan hangat menjawab setiap pertanyaan.

Acara kuliah umum ini berlangsung dengan lancar. Semua peserta terlibat aktif dalam diskusi dan bertukar pikiran tentang peran sastra dalam pendidikan. Pada akhir acara, cinderamata penghargaan diberikan kepada pembicara sebagai tanda terima kasih atas kontribusinya dalam menyampaikan materi yang bermanfaat.

HUBUNGI KAMI

UPT.PUSKOM & LAB STKIP PGRI PACITAN