
Pada tanggal 29 Oktober 2023, sebuah kegiatan workshop yang menginspirasi dan berbeda dari biasanya diadakan oleh Ikatan Mahasiswa Bahasa dan Sastra Indonesia (IMASIND). Acara Workshop Menulis Kreatif ini bertema: “Membangkitkan Literasi Pemuda melalui Sastra dan Budaya”. Acara ini tidak hanya memberikan pemahaman mendalam tentang pentingnya literasi di kalangan pemuda, tetapi juga menghadirkan kesenian tradisional yang memukau sebagai bagian dari pengalaman budaya.
Dengan penuh semangat, peserta dari berbagai latar belakang berkumpul di ruang pertemuan IMASIND pada hari yang dinanti-nantikan. Mereka siap untuk merasakan pengalaman yang tak terlupakan dalam dunia sastra, budaya, dan literasi.
Pemateri yang diundang untuk memberikan pencerahan adalah Dr. Sutedjo, M.Hum., seorang pakar sastra dan budaya yang diakui secara luas. Dr. Sutedjo membawa peserta dalam perjalanan melalui lanskap sastra dan budaya Indonesia, memperlihatkan bagaimana kedua unsur tersebut memiliki peran penting dalam membangkitkan literasi di kalangan pemuda.
Namun, yang membuat acara ini begitu istimewa adalah sentuhan kesenian tradisional yang disuguhkan. Di tengah-tengah sesi workshop, peserta disuguhi dengan pertunjukan tarian tradisional yang memesona. Melalui gerakan yang anggun dan irama yang memikat, tarian tersebut tidak hanya menghibur, tetapi juga mengingatkan peserta akan kekayaan budaya yang dimiliki oleh bangsa Indonesia.
Sementara peserta terpukau oleh keindahan tarian, Dr. Sutedjo terus memberikan wawasan yang berharga tentang bagaimana sastra dan budaya dapat menjadi alat untuk meningkatkan literasi, mendorong pemuda untuk lebih aktif dalam membaca dan menulis.
Sesi diskusi berlangsung dengan semangat, di mana peserta tidak hanya bertukar pendapat tentang sastra dan budaya, tetapi juga membagikan pengalaman pribadi mereka dalam mengeksplorasi kreativitas melalui tulisan. Diskusi ini menjadi momentum untuk mempererat ikatan antar-peserta dan membangun komunitas yang berkomitmen untuk memajukan literasi di Indonesia.
Ketika workshop berakhir, peserta pulang dengan hati yang penuh inspirasi dan kantong pengetahuan yang lebih dalam tentang literasi, sastra, dan budaya. Mereka membawa pulang bukan hanya pengalaman yang tak terlupakan, tetapi juga semangat baru untuk terus mengembangkan kreativitas mereka dan menjadi agen perubahan dalam memajukan literasi pemuda di Indonesia.




